Mie Ayam Taman namanya, mengapa namanya demikian? Mungkin karena lokasinya yang berada di Kawasan Taman Bundaran Satam yang merupakan titik nol dari Pulau Belitung.

Menurut ibu penjualnya ia sudah lama berjualan di lokasinya yang sekarang. By the way ibu ini berasal dari Wonogiri, sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang dikenal sebagai penghasil bakso dan mie ayam dengan cita rasa enak dan enak banget.
Baca juga : Mie Kocok Persib Bandung
Mie Ayam Taman menjadi lokasi yang kami tuju untuk menikmati sarapan pagi di hari kedua kami di Belitung.
Pagi itu suasana di kedai ini sudah sangat ramai oleh pengunjung. Sebuah tempat/kedai makan yang ramai pengunjung itu biasanya karena salah satu hal yaitu harganya murah atau rasanya yang enak.


Kedai Mie Ayam Taman ini sangat sederhana, ia menempati lantai dasar sebuah ruko di Jalan Merdeka, Tanjung Pandan. Pada bagian depannya diletakan gerobak mie ayam, tempat dimana pesanan mie ayam dimasak dan disajikan.
Di samping gerobak tersebut tersedia beberapa toples dari plastik yang berisikan topping untuk mie. Ada potongan daging ayam yang dipotong dadu, hati ampela dan ceker ayam.

“Masnya mau apa? Mie ayam biasa atau spesial?” tanya si ibu
“Bedanya apa, bu?” saya balik bertanya
“kalau yang biasa Cuma pakai daging ayam aja, kalau yang spesial komplit ada daging ayam, hati ampela dan ceker ayam” jawab ibu itu dengan jelas

“harganya?” saya masih saja terus bertanya bak wartawan yang ingin mengorek informasi
“masnya bukan wartawan kan?”
“bukan, bu, saya perlu untuk catatan perjalanan saya saja”
“kalau yang biasanya harganya Rp 14 ribu, kalau yang spesial Rp 35 ribu”
Dan saya pun memesan dua porsi mie ayam biasa.
Menu Lainnya di Kedai Mie Ayam Taman
Selain menyediakan menu mie ayam, kedai ini juga menyediakan beragam minuman diantaranya teh manis, teh tarik, kopi dan es jeruk amoy yang menjadi minuman favorit disini. Es jeruk amoy ini terdiri dari perasan dari jeruk kunci ditambah buah plum kering, kemudian keduanya diaduk menjadi satu. Agar tidak terlalu masam diberi sedikit gula.

Karena penasaran kami pun memesan es jeruk amoy ini.
Bagaimana dengan rasa Mie Ayam Taman ini? Buat lidah saya, mie ayam ini cocok banget. Rasanya enak dan ngangenin banget. Mie-nya sendiri diolah secara mandiri bukan dari mie pabrik, jadi rasanya khas. Terus kuah dari daging ayamnya itu begitu gurih membuat saya sangat berselera untuk terus menyantapnya sampai tidak tersisa kuahnya sedikit pun.
Jika makan mie ayam sampai kuahnya tandas, itu adalah tanda bahwa mie ayam tersebut benar – benar enak!
Untuk es jeruk amoy-nya, rasanya unik, asam – asam manis, tapi terlalu manis sih sebenarnya karena Kokoh yang bertugas menyiapkan minum di kedai ini menaruh gula terlalu banyak. Mungkin kalau dikurangi takaran gulanya jadi lebih pas. Harga dari es jeruk amoy ini Rp 8 ribu.
Baca juga : Mie Koclok Panjunan Khas Cirebon
Alamat Mie Ayam Taman
Jalan Merdeka, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung
Buka mulai dari jam 07.00 sampai 14.00 WIB
[…] Baca juga : Mie Ayam Taman, Terenak di Pulau Belitung […]
[…] Baca juga : Mie Ayam Taman, Terenak Se-Belitung […]