Hari masih gelap tatkala bus Harapan Indah yang saya naiki dari Medan tiba di Terminal Paya Ilang Takengon.
“kita berangkatnya paling belakangan, tapi kalau soal sampai, kita lah yang paling pertama” kata Bang Deny, driver kedua yang memegang kendali sejak dari Lhoksukon.
Coba, apa yang bisa anda bayangkan atau terlintas jika mendengar kata terminal?
Preman, calo, tukang ojek atau angkot yang memaksa menarik penumpang untuk memakai jasanya. Mungkin itu yang ada dipikiran anda.
Saya pun termasuk orang yang parno dengan suasana terminal.
Lantas apa yang terjadi?
Begitu bus berhenti, saya langsung turun. Angin dingin langsung menyambut, ya maklum saja, Takengon berada di dataran tinggi yang dikenal dengan sebutan Tanah Gayo.

Ternyata apa yang saya khawatirkan tidak terjadi. Tidak ada preman, calo, tukang ojek, sopir angkot yang mendekati saya. Padahal biasanya hal itu terjadi jika saya turun di terminal. Terminal mana pun.
Bang Pendi, stokar bus Harapan Indah yang kala itu bertugas terlihat sibuk menurunkan paket – paket baik yang ada di bagasi maupun yang ada di dalam bus.
Baca juga : Dari Medan ke Takengon Naik Bus Harapan Indah

Paket – paket tersebut diletakkan di samping bus, kemudian satu per tukang satu becak motor mendekati paket tersebut dan menaruhnya di becaknya. Mereka akan membawa paket tersebut sesuai dengan alamat penerimanya.
Tiap tukang becak motor telah bekerja sama dengan perusahaan otobus untuk mengantarkan paket. Nah becak motor yang membawa paket dari bus ini tidak diperkenankan untuk membawa penumpang.
Di sisi lain, berjejer becak motor yang diperuntukkan membawa penumpang. Mereka antri dengan tertib membawa penumpang. Nomor antriannya hanya berdasarkan siapa yang paling datang duluan maka dia yang berhak membawa penumpang paling awal.
Sebaliknya, becak motor yang membawa penumpang tidak diperkenankan membawa paket dari bus.
Tidak ada gesekan diantara keduanya, semuanya berjalan sebagaimana mestinya.
Terminal Paya Ilang adalah terminal terpadu tipe A yang ada di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Terminal ini menjadi titik awal dan akhir bagi bus – bus antar kota antar provinsi rute Medan – Takengon serta bagi travel – travel yang menggunakan mini bus seperti Toyota Hiace dan Mitsubishi L300.

Suasana di Terminal Paya Ilang hanya ramai saat pagi hari mulai dari jam 06.00 hingga 10.00, saat dimana bus – bus dari Medan tiba disini. Setelah itu terminal menjadi lengang. Para becak motor keluar dari terminal mencari penumpang di jalanan kota Takengon.
Sementara itu petugas loket, menutup loketnya dan pergi ke kebun kopi atau ke ladang. Seperti yang dilakukan oleh Bang Mahdi, ia adalah petugas loket bus Harapan Indah. Jam kerjanya di terminal hanya pada saat kedatangan bus pada pagi hari dan keberangkatan bus pada sore hari.
Terminal Paya Ilang kembali ramai mulai jam 17:00, di jam ini loket – loket PO Bus Kembali di buka. Mereka menanti para penumpang yang akan menggunakan busnya. Ada juga orang – orang yang datang ke loket untuk mengirimkan paket. Jasa pengiriman paket menggunakan bus menjadi andalan bagi banyak orang di Sumatera, karena harganya murah dan cepat sampai tujuan.
Sebelum pandemi covid-19, hampir semua perusahaan otobus asal Aceh melayani rute dari Medan menuju Takengon. Namun setelah adanya pandemi, hanya tersisa 4 perusahaan otobus saja yang bertahan. Mereka adalah Harapan Indah, Sempati Star, Putra Pelangi Perkasa dan ATLAS.
Semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir dan Terminal Paya Ilang kembali ramai oleh penumpang dan wisatawan yang ingin berlibur ke Takengon.









Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!
Secara umum saya tidak membaca posting di blog, tetapi saya ingin mengatakan bahwa tulisan ini benar-benar memaksa saya untuk melakukannya! Gaya penulisan Anda membuat saya terkesan. Terima kasih, cukup posting yang bagus.
Saya tidak sungguh luar biasa dalam bahasa Inggris tetapi saya menemukan ini sungguh ringan untuk ditafsirkan.
Hei di sana, sekadar ingin mengatakan bahwa saya sangat menyukai membaca menelusuri postingan Anda. Saya tidak tahu pasti mengapa tetapi saya merasa banyak informasi yang sangat berguna. Terima kasih!
There is perceptibly a lot to identify about this. I believe you made various good points in features also.
Anda dapat pasti melihat antusiasme Anda di dalam pekerjaan yang Anda tulis. Dunia berharap ada lebih banyak penulis penuh semangat seperti Anda yang tidak takut menyatakan apa yang mereka yakini. Selalu ikuti hati Anda.
Anda telah melakukan pekerjaan yang mengesankan dan seluruh komunitas akan berterima kasih kepada Anda.
Ini benar-benar menjawab masalah saya, terima kasih!
I really like what you guys tend to be up too. This type of clever work and exposure! Keep up the wonderful works guys I’ve incorporated you guys to my personal blogroll.
Terima kasih atas posting yang sangat baik. Saya benar-benar menyukai membaca ini dan menemukan banyak sekali informasi yang bermanfaat. Teruskan pekerjaan yang hebat!
Some truly superb articles on this web site, appreciate it for contribution.
Dengan hampir semuanya yang tampak sedang dibangun sepanjang topik ini, semua pandangan Anda ternyata sangat radikal. Namun, saya maaf, tetapi saya tidak dapat memberikan kepercayaan pada seluruh ide Anda, meskipun menstimulasi. Sepertinya bagi saya bahwa komentar Anda tidak sepenuhnya sepenuhnya tervalidasi dan pada kenyataannya Anda diri Anda tidak benar-benar sepenuhnya percaya diri terhadap pernyataan tersebut. Dalam hal apa pun saya menghargai membacanya.
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!
I found your blog website on google and examine a number of of your early posts. Proceed to maintain up the excellent operate. I simply extra up your RSS feed to my MSN News Reader. Searching for forward to studying extra from you afterward!…