Agenda hari ketiga kami di Penang adalah mengunjungi Entopia yang dikenal sebagai istana kupu – kupu yang ada di Pulau Pinang. Seperti biasa, sebelum memulai perjalanan kami sarapan terlebih dahulu. Kalau kemarin kami sarapan di Bee Hwa Cafe, kali ini kami ingin kembali mencoba menu khas India yang ada di Restoran Jaya Penang. Baca juga...Read More
Usai salat maghrib di Masjid Kapitan Keling, saya kembali ke hotel untuk menjemput Hanny. Rencananya kami akan makan malam di pusat jajanan malam di Jalan Lebuh Chulia atau biasa dikenal dengan sebuatan Chulia Street Night Hawker Stalls. Dari hotel ke lokasi jajanan malam ini cuma 300 meter, jadi kami kesana cukup dengan berjalan kaki. Baca...Read More
Saat booking hotel, supaya hemat saya memilih untuk memesan kamar tanpa disertai sarapan. Selisih harga kamar dengan sarapan cukup lumayan yaitu Rp 200 ribu per malamnya. Lagi pula disekitar hotel juga banyak kedai makanan, salah satunya adalah Bee Hwa Cafe. Bee Hwa Cafe berada di Jalan Lebuh Dicken, tepatnya persis di seberang Kantor Ibu Pejabat...Read More
Setelah istirahat dan membersihkan diri di hotel, saya meminta izin ke Hanny untuk mencari makan malam. Dari hotel saya berjalan ke arah persimpangan yang mempertemukan antara Jalan Lebuh Chulia dengan Jalan Penang. Nah, tepat di Jalan Penang nomor 177 ada sebuah restoran namanya Nasi Kandar Line Clear Restoran Nasi Kandar Line Clear ini memiliki tampilan...Read More
Pada saat kami menuju Takengon dari Lhokseumawe, setelah menempuh perjalanan sejauh 29 kilometer dari Jalan Medan Banda Aceh, kami memasuki Kawasan Puncak Gunung Salak. Disini banyak sekali bertebaran kafe dan resto yang bersedia menyambut pengunjung atau pejalan untuk beristirahat. Salah satu resto yang ada disana adalah Puncak Hill Resto. Berhubung kami belum sarapan waktu berangkat,...Read More
Saat menuju Rumah Makan Ayam Goreng Hj Sunarti di Jalan Bahagia, saya melihat sebuah kedai Bubur Sop Ayam Cirebon Mang Ipin. Jarak keduanya saling berdekatan, hanya terpaut sekitar 100 meter saja. Saya teringat dengan pesan Bang Faya, katanya kalau ke Cirebon cobain juga bubur sop ayam “dijamin beda banget sama bubur ayam di Jakarta yang...Read More
Sebelum menuju Cirebon, saya sempat bertanya kepada Bang Faya, beliau adalah jurnalis dari media online ternama, Detik Travel. Ia juga berasal dari Cirebon, jadinya paham betul tempat – tempat kuliner disana. Ia pun memberikan saya beberapa tempat yang harus dikunjungi salah satunya adalah Ayam Goreng Bahagia 71 Hj Sunarti. Alamat Ayam Goreng Bahagia Hj Sunarti...Read More
Sejak traveling telah menjadi bagian dari hidup keluarga kami, biasanya jika memesan kamar hotel, kami memilih harga yang tanpa disertai sarapan. Pun ketika kami sedang liburan di Cirebon. Di hari pertama kami mencari sarapan di Nasi Jamblang Pelabuhan yang terkenal itu. Nah di hari kedua, kami beralih ke Nasi Lengko Haji Barno yang katanya juga...Read More
Masih di area Komplek TNI AL Tubono Jalan Cipto Mangunkusomo. Setelah santap sore (makan siangnya telat) dengan Nasi Jamblang Ibad Otoy. Kami melihat ada kedai yang hanya menjual mie instant rebus dan goreng namun pengunjungnya banyak banget. Nama kedai itu ialah Mie Get Cirebon. Disebut Mie Get Cirebon Wahidin karena sebelumnya kedai ini beroperasi...Read More